Untuk Jomblo, Tips Memilih Wanita Yang Baik

Esai

Hallo gaes! Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu yah.hehe. Kali ini saya akan berbagi tips khusus buat para jomblo agar bisa memilih wanita yang baik. Ngomongin soal jomblo ya, walaupun saya juga masih jomblo, hehe. Tidak apa-apa yang penting masih bahagia tanpa dia. Ada tiga penyebab kamu terus-terusan jomblo.

Pertama, berprinsip  teguh untuk menjomblo walaupun terpaan godaan sangat kencang. Biasanya tipikal seseorang yang memegang kuat prinsip ini adalah orang-orang yang sedang mengejar karir, mengejar cita-cita, mengejar mantan, eh. Maksudnya memang dia merasa ingin untuk tidak berpacaran sebelum menikah.

Kedua, karaten jomblo karena dia takut dengan masa lalunya. Mungkin karena dulu dia pernah mengalami pengalaman berpacaran yang menyedihkan. Mungkin karena ditikung teman atau mungkin diselingkuhi pacar. Alhasil, merasa trauma untuk berpacaran lagi, sebelum benar-benar serius untuk menikah.

Ketiga, jomblo karena gak laku-laku. hehe. Jomblo jenis ini adalah jomblo yang paling ngenes, sudah sering nembak cewe, namun selalu ditolak. “Dek, sebenarnya aku suka sama kamu, kamu mau gak jadi pacarku?” si Adek menjawab “mbok ya ngaca dulu Mas kalau mau jadi pacar saya!!” Hhh, kan ngenes bingit. Tapi, layaknya manusia kita harus bersabar, terutama untuk kaum jomblo jenis ketiga ini, wkwk. Mungkin Tuhan sudah mempersiapkan pasangan yang terbaik untukmu.

Nah, bagi kalian yang sudah waktunya ingin menikah terutama laki-laki saya sarankan untuk tidak menikahi 3 kriteria wanita di bawah ini.

Pertama, Al Hananah yang artinya suka membandingkan. Repot kan, kalau punya istri suka membanding-bandingkan sesuatu. Misalnya, “Kae Lo mas delengna bojone Paijem, gagah, duite akeh, rak kaya sampean, wis ireng, ora gableg duitt”. Nah, istri yang demikian bisa membuat rumah tangga jadi tidak harmonis, sebaiknya dihindari.

Kedua, Al Hadaqoh yang artinya boros. Sangat merepotkan bila mempunyai istri yang boros. Kurang bisa mengatur keuangan keluarga. Sing kudune nggo kondangan, nggo mbayar sekolah anak’e, malah nggo shopping. Padahal kan sudah jelas “Inna mubadzirina kanu ikhwana syayatin”, orang yang boros adalah saudara setan. Jadi kalau kamu menikah dengan wanita yang boros, berarti kamu menikah dengan saudaranya setan. Hahaha.

Ketiga, Al Baroqoh yang artinya melampaui batas dalam berhias. Ada acara kondangan dirumah saudara naik becak. Sampai tempat kondangan, make up ndlewer-ndlewer sampai pipi, gincu naik sampai alis. Kalau kamu punya pasangan yang demikian sebisa mungkin segera anda nasihati. Bisa-bisa uang belanja bulanan habis hanya untuk beli make up.hehe.

Itu pesan saya sesama jomblo. Segeralah menikah, jangan kelamaan jomblo karena Dajjal itu pun jomblo. Hehe. Kalau usiamu sudah cukup kok belum nikah, kamu itu sebenarnya sok kuat. Karena kamu menganggap semua pekerjaan bisa diselesaikan sendiri.

Itu untuk yang sudah cukup umur lo! Terus bagaimana dong bagi yang belum? Ahh, gampang. Kalau kalian masih SMP/SMK, jomblo itu tak bermasalah…..toh masih ada cara yang lain (sab*n). Muehehehe.

Ditulis oleh Pangeran Jomblo asal Gunung Lor Kebumen

Restu Andi Saputro (Mahasiswa IAINU Kebumen)