Saat Pramuka Dibuli di Medsos

Esai

Pasca kecelakaan pada kegiatan Pramuka di Gudep SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta pada hari Jumat (21/02/2020) meninggalkan jejak luka yang mendalam. Sebanyak tiga tersangka telah ditetapkan oleh Polda DIY. Sebelumnya seorang Pembina Pramuka berinisial IYA (36 tahun) telah ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (22/2/2020). Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, dari 22 orang yang diperiksa telah ditetapkan dua tersangka baru. Tersangka baru yang ditetapkan yakni RY dan DDS. Penetapan tersangka ini dilakukan hari Senin (24/02/2020). RY merupakan Pembina Pramuka sekaligus guru di SMPN 1 Turi justru saat kegiatan ada di sekolah, sehingga tak mendampingi siswa yang susur sungai. Padahal ia merupakan ketua gugus depan Pramuka di sekolah tersebut. Sedangkan DDS yang merupakan Pembina Pramuka dari luar SMPN 1 Turi dan bertugas hanya menunggu di tempat akhir susur sungai.

baca juga: Pandanganku Setelah Musibah di SMPN 1 Turi

Banyak netizen yang geram dan kecewa dengan tindakan pembina. Terlebih statement yang dilontarkan pembina juga kurang bisa menenangkan publik terbait kejadian tersebut. Lantas netizen pun membuli pembina tersebut di media sosial, iyaa…. karena netizen Indonesia memang terkenal dengan bullyingnya hehehe. Akun pribadi pembina Pramuka tersebut juga kena buli, sampai akun medianya hilang bagai ditelan bumi, mungkin malu atau gimana jadi menonaktifkan akun.

Tidak hanya pembina Pramuka dari Gudep tersebut saja yang kena buli, kegiatan Pramuka dan seluruh gerakan Pramuka juga kena getahnya. Dimulai dengan upload foto berupa kegiatan Pramuka yang menurut saya juga sudah menyimpang seperti makan di tanah tanpa alas, terlentang di lumpur, terlentang di sungai dengan kodok di muka, dan kegiatan lainnya. Netizen pun me-reply twit tersebut dengan foto dan Vidio kegiatan Pramuka yang bisa dikatakan tidak wajar. Mulai dari makan baris merayap dengan makanan bagaikan pakan sapi, dan kegiatan lainya. Yang lebih nyelelek adalah mereka yang membalas postingan tersebut dengan vidio bokep siswa yang berseragam Pramuka xixixixixi gila emang ini netizen Indonesia.

baca juga: Anak SMK Wajib Baca!

Pro kontra antara yang setuju dan yang tidak setuju pun mulai. Mereka yang pro mengatakan bahwa kegiatan tersebut masih dalam taraf wajar, tidak masalah asal masih ada yang mendampingi. Sedangkan mereka yang tidak setuju mengatakan bahwa kegiatan tersebut selain membahayakan, juga merupakan tindakan pembodohan. Tindakan yang hanya mewarisi dendam turun temurun dari senior ke juniornya. Selain itu dalam komentar netizen juga banyak disebut kalau tindakan itu hanya untuk ajang gagah-gagahan senior dan segala bentuk perpeloncoan serta kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan tujuan, seperti apa hubungannya cinta tanah air dengan guling-guling di tanah.

Kata-kata legend dalam kegiatan Pramuka juga dilontarkan dalam komentar tersebut, mulai dari “ini untuk melatih mental kalian dek. Ini lebih ringan dari zaman kakak dulu. Kakak juga capek dek, maka jangan mengeluh, permen ini satu untuk semua bukti kesetiakawanan kalian dek. Bayangkan ibu……. Ibu kalian dekkkk” dan seabrek kata legend antara senior dengan junior lainya.

baca juga: Ketika “Scabies” Datang Menyerang

Ya sekali lagi kita harus bersikap dewasa atas apa yang terjadi di media sosial ini. Kita harus tau tentang apa dan tujuan seperti apa yang diharapkan Pramuka. Pramuka memang bukan berasal dari negara kita loh gaes, kalau anda tau Pramuka (Scout) itu berasal dari Inggris. Ketika Mbah Lord Baden Powel membentuk ini adalah wadah untuk menyiapkan generasi muda Inggris agar menjadi pemuda yang tangguh. Latihan yang dilakukan pun seperti ala militer mengingat Mbah Powel adalah mantan perwira Inggris yang diterjunkan di Afrika. Munculah buku “Aids for Scouting” dimana buku ini adalah panduan agar tentara Inggris bisa survive. Memang cukup ampuh untuk pendidikan semacam ini membentuk karakter, terlebih zaman dahulu Inggris sedang menghadapi perang dunia ke II. Kemudian Mbah Powel juga menciptakan buku “Scouting for Boys” dimana buku ini menjadikan gerakan Scout di Inggris Vidal dan mendunia.

Indonesia juga nggak kalah dengan ingris pasca booming di di Inggris maka gerakan ini juga merambah ke berbagai negara belahan dunia. Di Indonesia dimulai dengan terbentuknya NIPV yakni kepanduan yang dimotori oleh pemuda Belanda, kemudian Kemudian gerakan kepanduan di nusantara oleh pribumi dibuat pada 1916, diprakarsai oleh Pangeran A.A. Mangkunegara VII tanpa campur tangan dari Belanda. Organisasi itu diberi nama Javaansche Padvinders Organisatie (JPO). Lahirnya JPO menjadi penyemangat berdirinya organisasi kepanduan lain di Indonesia pada saat itu, seperti JJP (jong java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamftsche Padvinderzj), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), dan Padvinders Muhammadiyah yang kemudian menjadi nama Hizbul Wathan atau HW. Memang benar zaman dulu masing – masing organisasi memiliki organisasi kepanduan (kepramukaan) bahkan PKI zaman dulu pun juga memiliki organisasi pengkaderan semacam Pramuka. Baru ketika tanggal 14 Agustus 1961 organisasi kepanduan yang ada di Indonesia dilebur menjadi satu dengan nama Gerakan Pramuka.

baca juga: Oh, Asmara

Tujuan Gerakan Pramuka di Indonesia memang sebenarnya sangat baik. Namun ketika tujuan baik itu dilakukan dengan cara yang tidak baik, oleh orang yang kurang cakap maka yang timbul malah kegiatan yang berbahaya. Sudah tidak terhitung orang yang meninggal gara-gara kegiatan Pramuka. Nah disini salah siapa? Ya sekali lagi salah orang nya bukan organisasi nya. Orang di Pramuka harus paham dulu tentang esensi gerakan Pramuka, kemudian baru menyusun rencana kegiatan yang sesuai dengan koridor dan tujuan gerakan Pramuka.

Dimulai dari Pramuka siaga, sampai Pandega, dari muliai kepala gugus depan sampai andik harus paham akan kegiatan Pramuka. Kegiatan disusun sesuai dengan porsi peserta didiknya dan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan. Disuatu lain kegiatan bisa berjalan dengan lancar kalau semua mendukung, jangan sampai hanya ada satu mengggerakan atau pihak yang terlalu over menggerakkan. Nah itulah maka sikap dewasa kita akan gerakan Pramuka ini harusnya sudah mulai dibudidayakan.