Menggoreng Terlalu Lama, Pedagang Pecel Lele Dianiaya Pelanggan

BeritaEsai


Malang benar nasib AZ warga Pondok Gede Bekasi Jawa Barat. Wajahnya penuh dengan luka lebam, selain itu pria yang berdagang pecel lele dan roti bakar itu harus iklas melihat etalase dagangannya rusak. Hal ini membuat pria berusia 49 tahun tersebut tidak bisa menjalankan usahanya untuk sementara waktu.

Usut punya usut ternyata AZ pedagang pecel lele dan roti bakar ini dianiaya oleh dua orang pelanggannya. Kejadian naas tersebut menurut Kabid Humas Polresta Bekasi Kompol Erna Ruswing terjadi pada hari hari Minggu tanggal 17 Maret 2019. Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari tepatnya pada pukul 02.30 dini hari di Jalan Raya Jati Makmur Pondok Gede Bekasi Jawa Barat.


Saat itu AZ menerima dua orang pelanggan yang memesan empat ekor lele. Lele yang masih hidup tersebut lantas disembelih dan disiangi oleh korban. Pelaku merasa proses pemasakan pecel lele terlalu lama, akhirnya membuat pelaku marah-marah. Kemarahan diluapkan dengan memukul dan merusak etalase dagangan milik korban. 


baca juga : Enaknya Punya Guru Killer


Korban tidak terima dengan tindakan pelaku yang merusak etalase dagangannya. Korban pun memperingati pelaku yang sedang berada dalam pengaruh minuman keras tersebut. Naas bagi korban karena pelaku malah memukul korban dengan balok kayu. Korban akhirnya terkapar bersimbah luka dan darah.


Melihat korban jatuh dengan luka dan bersimbah darah, pelaku pun kabur melarikan diri. Hingga saat ini pelaku masih dalam pengejaran pihak terkait. Haduh ada-ada ajah yah gaes kejadian di negara kita. Makanya gaes hat-hati dengan orang yang mabuk, terlebih dengan orang mabuk yang lapar. hehehe.


baca juga: Bob Sadino: Semoga Saya Masuk Neraka