Malam Pertamaku di Pondok Pesantren

Cerpen

Entah angin apa yang membawa aku ke lembaga ini, dan juga apa yang membawa aku ke pondok pesantren ini. Salah satu pondok pesantren cukup tersohor di Mlangi Yogyakarta, dan malam Minggu ini 6/7/2019 menjadi awal dari kehidupanku di pondok pesantren.

Awal masuk haru melawan macet dari Mrican Yogyakarta menuju Mlangi, barang aku bawa dalam dua kloter. Setelah melengkapi administrasi dan berkas, saya membawa barang ke kamar 02 program takhasus.

baca juga:Fatwa Dari Televisi

Masuk kamar ternyata aku disambut santri-santri yang sedang membelah-belah ayam, kata kang Adib pengurus pondok tersebut berkata “Selamat yah, langsung disambut mayoran!”. Ternyata acara “mayoran” tersebut bukan untukku, melainkan salah satu penghuni kamar yang mau melanjutkan Ma’had Aly di Termas, Pasuruan.

Sehabis mayoran, dilanjutkan dengan rapat kamar dan pembentukan pengurus kamar. Setelah itu giliran aku yang ditunjuk untuk memperkenalkan diri. Banyak pula santri dari Gombong, ada yang dari Nagaraji, Madureso, Semampir dan Mergosono, namun yang satu kamar denganku yang dari Nagaraji.

baca juga:Polisi Samijo dan Pengendara Berpeci

Pagi hari, aku presensi pukul 07.30 di madrasah, sepulangnya dari madrasah ternyata hari Minggu adalah hari kerja bakti. Akupun hanya bisa melihat dan melihat, mau ikut aktif juga masih canggung. Seperti halnya tadi pagi ngaji juga masih ikut-ikutan.

Waktu mandi telah tiba, aku bersama kang Mahmud berangkat ke kolam yang jadi tempat mandi para santri. Saya nyebur, ternyata dalam hehehe Alhamdulillah bisa mentas. Setelah mandi dan mencuci akupun bersiap-siap ke Madrasah menyambut santri baru.