Hari Minggu Yang Selalu Saya Tunggu-tunggu

Humor

Huh, hari Minggu salah satu hari yang saya idolakan dan ditunggu-tunggu. Sederet aktifitas sudah saya susun dan atur dengan cermat jauh-jauh hari,  karena segala kepenatan dan rutinitas yang telah dilakukan di hari sebelumnya sangatlah padat. Maka memanfaatkan waktu di  hari Minggu harus semaksimal mungkin. Terkecuali untuk kaum jomblo dan kaum kuper (kurang pergaulan), maka hari Minggu seolah neraka baginya. Bagaimana tidak, mau ngajak main pasangan, ndak punya. Ngajak temen main, eh temennya ngajak temen yang lain. Begitulah peristiwa mengenaskan di hari Minggu untuk kaum-kaum seperti mereka.

Oiya, schedule saya di hari Minggu; pertama, bangun tidur dan tidur lagi. Begini, biasanya di malam Minggu jadwal saya pun tak kalah padat dengan hari Minggunya. Saya rasa pembaca yang budiman tidak perlu tahu lah. Kepo amat. Ya pastilah, malam Minggu jadwalnya nge-date donk, anak milenial seperti itu. Memangnya kalian, nge-datenya cuma di grup WhatsApp, paling maksimal ya chat sama pasangan terus ngobrol membayangkan seolah-olah berada di tempat yang paling romantis sedunia. Waduh seperti apa ya tempatnya? hehe. Jadi, karena efek kecapean di malam Minggu akhirnya setelah bangun tidur, sholat kemudian tidur lagi. Suegerr…

Kedua, rebahan. Atau dalam istilah kerennya itu ‘horisontal body battery-saving mode’ agar terdengar tidak pemalas banget. Biasanya sih alasan rebahan karena ingin mengaktifkan ‘mode saving money’ begitulah modus yang mendasari saya untuk bermanja-manja ria di hari Minggu, karena biasanya mengalami defisit anggaran di kantong.

Ketiga, makan siang di cafe. Makan di cafe sudah menjadi rutinitas yang tidak pernah ditinggalkan bahkan sudah mendarah daging sebagai gaya hidup saya. Biasanya, cafe yang saya pilih bukan kelas bintang lima lagi tetapi sudah kelas bintang songo, kok mirip bintangnya NU ya?wkwk. Sebagai menu andalan yang saya pilih bukan kelas biasa, tetapi kelas ‘bukan kaleng-kaleng’ seperti nasi, tempe bacem, bocah kangkung dan sambal krosak sebagai pelengkap menu istimewa saya. Selain karena menu di cafe yang sangat enak, biasanya kecepatan koneksi internet wifi pun menjadi alasan dasar mengapa saya pilih cafe sabagai langganan menggajal perut. Disisi lain juga agar saya bisa selfi, sekaligus bisa saya unggah di media sosial karena identitas dan eksistensi diri sangat diperlukan.

Keempat, piknik. Piknik pun aktifitas yang sudah menjadi keharusan untuk saya lakukan setiap hari Minggu. Karena setiap hari ada rapat, bertemu dengan client terus pergi ke luar kota, maka hari Minggu harus piknik. Titik. Mengapa? Jika hal itu tidak dilakukan maka saya biasanya suka gagal fokus dan murung. Destinasi yang biasa saya kunjungi pun tidak baen-baen yaitu Raja Ampat (Papua), Bali, dll, . Keren kan saya? Iya lah, sultan. Tak butuh waktu berhari-hari agar sampai ke sana, cukup klik Yutub di pencarian Gugel hanya sekejap mata pun sampai di lokasi.

Itulah sederet aktifitas saya di hari Minggu. Jika, pembaca yang budiman ingin menirunya pun boleh. Tidak dilarang kok. Tetapi apa yang saya lakukan di atas benar-benar tidak saya lakukan di hari Minggu. Alias tipu-tipu.

Semoga bisa menginspirasi kalian. Terima kasih….